Jasa Overhaul Mesin Diesel

Jasa Overhaul Mesin Diesel

HESCOTRADE melayani jasa overhaul dan perbaikan mesin diesel untuk berbagai tipe dan aplikasi mesin, dengan pemeriksaan komponen secara menyeluruh, pengukuran sesuai spesifikasi teknis, serta penggantian sparepart berdasarkan kondisi dan hasil pemeriksaan

Apa Itu Overhaul Mesin Diesel?

Overhaul mesin diesel adalah proses pembongkaran, pemeriksaan, pengukuran, perbaikan, dan penggantian komponen mesin yang mengalami keausan atau kerusakan.

Berbeda dengan servis rutin, overhaul membutuhkan pemeriksaan yang lebih menyeluruh terhadap bagian internal mesin. Komponen tidak selalu langsung diganti seluruhnya. Kondisi setiap komponen diperiksa dan diukur terlebih dahulu, kemudian dibandingkan dengan spesifikasi teknis yang berlaku.

Dengan cara tersebut, keputusan penggantian sparepart dapat dilakukan berdasarkan kondisi aktual komponen, bukan sekadar perkiraan.

Secara umum, overhaul dapat dilakukan pada bagian tertentu maupun secara menyeluruh, tergantung kondisi mesin dan kebutuhan customer 

Kapan Mesin Diesel Perlu Di-Overhaul?

Overhaul biasanya dipertimbangkan ketika mesin sudah mengalami penurunan performa atau terdapat indikasi kerusakan pada komponen internal.

Beberapa gejala yang dapat menjadi indikasi antara lain:

  • Tenaga mesin mengalami penurunan.
  • Mesin mengeluarkan asap yang tidak normal.
  • Konsumsi oli meningkat.
  • Tekanan oli tidak sesuai.
  • Blow-by berlebihan.
  • Kompresi mesin menurun.
  • Mesin sulit dihidupkan.
  • Suara atau getaran mesin tidak normal.
  • Temperatur mesin mudah meningkat.
  • Konsumsi bahan bakar menjadi lebih tinggi.
  • Terdapat kebocoran oli atau coolant.
  • Komponen internal mengalami keausan setelah pemakaian dalam waktu lama.

Namun, gejala tersebut tidak selalu berarti mesin harus langsung overhaul.
Diperlukan pemeriksaan dan diagnosis terlebih dahulu untuk mengetahui sumber masalah serta menentukan pekerjaan yang benar-benar diperlukan.

Tahapan Overhaul Mesin Diesel​

Setiap mesin memiliki kondisi dan spesifikasi yang berbeda. Oleh karena itu, proses overhaul dilakukan berdasarkan tipe mesin dan kondisi komponen.

Secara umum, prosesnya meliputi:

1. Pemeriksaan Awal

Sebelum mesin dibongkar, dilakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi dan gejala kerusakan.

Pemeriksaan dapat meliputi kondisi mesin, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem bahan bakar, suara mesin, asap, serta indikasi masalah lainnya.

2. Pembongkaran Mesin

Mesin dibongkar secara bertahap untuk mendapatkan akses ke komponen internal.

Komponen seperti cylinder head, piston, connecting rod, crankshaft, camshaft, bearing, liner dan komponen terkait lainnya diperiksa setelah proses pembongkaran.

3. Cleaning & Inspection

Komponen dibersihkan dari oli, karbon, kerak, dan kotoran sebelum dilakukan pemeriksaan.

Setelah bersih, masing-masing komponen diperiksa untuk mengetahui kondisi fisik, keausan, kerusakan, keretakan, serta kondisi permukaan komponen.

4. Pengukuran Komponen

Ini merupakan salah satu bagian penting dalam proses overhaul.

Komponen mesin tidak hanya dilihat secara visual, tetapi juga dilakukan pengukuran menggunakan alat ukur yang sesuai.

Hasil pengukuran kemudian dibandingkan dengan spesifikasi teknis mesin.

Dari hasil pemeriksaan tersebut dapat ditentukan apakah komponen:

Masih dapat digunakan → perlu diperbaiki/recondition → atau harus diganti.

Hubungi kami untuk informasi jasa overhaul mesin diesel Anda.

Scroll to Top